LATAR BELAKANG
Dewasa ini, ghairah dan kesadaran keagamaan masyarakat Islam di negara kita semakin meningkat dan menyentuh ke semua lapisan masyarakat. Dalam bentuk simbolisme, bentuk kesadaran dan ghairah agama termanifestasikan dengan semakin ramainya ritual dan kegiatan ibadah di masjid, pengajian, majlis taklim dan tidak terkecuali di sekolah atau madrasah baik yang berbasis agama seperti di MA, MTs dan MI atau sekolah umum lainnya.Salah satu bidang keagamaan yang menarik minat dan perhatian publik dewasa ini ialah dengan mengirimkan putra dan putrinya menghafalkan al-Qur’an di pondok atau lembaga Tahfidz yang sudah berdiri mapan atau yang akan dibentuk. Sebagai lembaga atau yayasan pendidikan yang berbasis agama dan dikenal mencetak bibit-bibit sumber daya manusia par exellance, Dayah Almadinatuddiniyyah Syamsuddhuha diharapkan bisa berpartisipasi dalam memproduksi santrinya yang tidak hanya cemerlang dalam capaian akademisnya, tetapi juga mampu mempersiapkan mahasiswa yang mumpuni dan handal dalam bidang hifdzil dan tahsin qur’an.Sebagai leading sector yang dberikan amanah oleh pihak yayasan dalam menghasilkan santri yang unggul, cemerlang dan berkompeten maka salah satu program yang hendak digarap Dayah Almadinatuddiniyyah Syamsuddhuha ialah membentuk program Tahfidz Qur’an yang bernama “Baitul Quran”. Dengan program ini diharapkan para santri yang dididik disini nanti mampu menyelesaikan hafalan al Quran seiring dengan selesainya masa belajar selama 6 tahun.
TUJUAN PROGRAM TAHFIDZ
Secara umum program ini bertujuan untuk:
Mendidik dan menghasilkan mahasantri/wati yang sejalan dengan nilai-nilai agama berdasarkan al-Qur’an dan Hadis ‘ala manhaj Ahlu Sunnah wal Jamaah dan nilai—nilai kebangsaan
Mencetak generasi penghafal al-Qur’an yang berhaluan moderat dan menjadi pilar pada nilai-nilai yang dikembangkan dalam diskursus dan praksis Islam Nusantra.
Turut berpartisipasi dalam agenda pembangunan negara dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan kompeten Secara khusus program ini bertujuan untuk:
Mencetak para santri/wati plus yaitu lulus pendidikan madrasah dengan baik dan cemerlang dan menghafal Al Qur’an secara simultan yaitu diwisuda dan khatam hafal al Qur’an.
Menghasilkan para santri/wati yang mampu terjun langsung berkhidmat ke masyarakat setelah lulus kuliah
Menampung dan membina mahasantri/wati yang telah mempunyai hafalan Al-Qur’an di lembaga pendidikan sebelumnya.
PROGRAM PENGAJARAN
Program ini didesain khusus untuk menghasilkan para santri/wati yang berkeinginan kuat untuk menghafalkan Al-Qur’an. Oleh karena itu, strategi pengajaran dan kurikulum akan menentukan keberhasilan program ini. Program ini akan membuat sistem pengajaran berbasis yang dilakukan setiap hari (daily activity) yaitu mengaji (bil nazri), setoran hafal (baru) dan mengulang hafalan (murajaah) Selain secara harian, hafalan para santri/wati juga dipantau melalui sistem pengajaran berbasis mingguan yaitu metode semaan baik yang kubra maupun secara berpasangan. Berdasarkan hal itu, Program Tahfizh tidak bertabrakan dan akan berjalan seiring dengan program-program yang telah ditetapkan oleh Mahad secara keseluruhan.
WAKTU PENGAJARAN
Waktu pengajaran:
Hari Senin hingga Khamis ba’da Subuh (setoran baru)
Hari Minggu-Rabu Ba’da Madin (takrir atau lalaran hafalan)
Hari Jumat Ba’da Subuh (semaan kubro dan berpasangan)
DURASI PENGAJARAN
Program ini berdurasi selama enam (6) tahun sesuai dengan durasi pendidikan di Dayah. Dengan sistem yang baku dan alokasi waktu yang khusus, diperkirakan setiap semester para santri/wati mampu menghafal al-Quran 2 juz sehingga diharapkan ketika masa efektif belajar mengajar berakhir pada semester ke-12, para santri/wati juga mampu menghafalkan secara keseluruhan al-Qur’an.
REKRUTMEN DAN SYARAT-SYARAT
Programming Tahfizh ini akan merekrut para santri/wati sebanyak 40 yang terdiri dari 20 orang santri dan 20 orang santriwati. Calon mahasantri/wati harus memenuhi syarat-syarat seperti berikut: berkepribadian dan berakhlaq mulia, mempunyai keinginan yang sangat kuat untuk menghafal al-Qur’an, mempunyai bacaan al-Qur’an yang bagus baik dari segi fasohah, makharijul huruf dan lancar dan lulus tes bacaan al-Qur’an.
TENAGA PENGAJAR
Program ini akan diajar oleh:
PROGRAM TAMBAHAN
Terdapat dua kategori program tambahan yaitu:Semaan al-Qur’an Program ini bersifat rutinitas dan reguler dengan tujuan untuk memperkuat hafalan mahasantri/wati. Semaan al-Qur’an ini dilaksanakan satu minggu sekali. Tempat semaan al-Qur’an di asrama, di mushalla santri/wati dan di lingkungan dayah yang lain. Terdapat dua kategori dalam semaan al-Qur’an ini yaitu semaan kubro dan seaman berpasangan. Studi Banding Program ini bersifat insidental dengan tujuan untuk membuka wawasan dan pengetahuan dalam bidang hafalan Al-Qur’an dengan
